Terbongkar! Bocah SD Kehilangan Ayah Usai Kecelakaan Maut 6 Tewas di Cikijing Kabupaten Majalengka, Bantuan Rp25 Juta Muncul Mendadak

⏰ 22:53 WIB ✍️ Reporter: Andini Pratiwi

Update Terkini:

Pagi ini, Kamis 26 Maret 2026 pukul 09.15 WIB.
Cerita pilu muncul dari balik kecelakaan maut.

Ini bukan sekadar angka korban.

FAKTA LAPANGAN

Hasil Pantauan Lapangan:

Insiden terjadi di wilayah Cikijing, Kabupaten Majalengka.
Mobil travel jenis Elf masuk jurang dan terguling.

Total 6 orang meninggal dunia.
Belasan lainnya luka-luka.

Kendaraan membawa sekitar 20 penumpang.
Mayoritas rombongan keluarga.

Ada yang janggal…
Lokasi dikenal rawan, tikungan tajam dan jalan menurun.


SOROTAN KASUS: ANAK JADI KORBAN TAK LANGSUNG

Di tengah data korban, muncul satu cerita yang menghantam.

Muhamad Ramdan.
Bocah kelas 4 SD asal Kabupaten Ciamis.

Ayahnya meninggal dalam kecelakaan ini.
Ibunya baru 5 bulan bekerja di Arab.

Sekarang, anak ini sendirian.
Tanpa orang tua lengkap.

Ini bukan kejadian biasa.


INSTITUSI TERKAIT

Kasus ini melibatkan lintas wilayah.

  • Polres Majalengka menangani TKP
  • Polrestabes Ciamis terkait data korban
  • Dinas Perhubungan Ciamis ikut disorot

Mobil yang hancur kini diamankan di Polres Majalengka.

Hingga saat ini, pihak kepolisian menyebut dugaan awal:
Sopir mengantuk dan kondisi jalan licin.


ANALISIS SOROT PERKARA

Ini pola lama yang terus berulang.

Travel over kapasitas.
Sopir kelelahan.
Jalur ekstrem minim pengawasan.

Dulu kasus serupa terjadi di jalur Tasik–Majalengka.
Sekarang makan korban lagi.

Kalau dibiarkan, ini bisa jadi bom waktu.

Pertanyaannya sekarang…
Kenapa jalur rawan tidak diawasi ketat?


DAMPAK KE WARGA

Warga mulai resah.

“Setiap lewat situ, pasti deg-degan,” ujar warga sekitar.

Kematian 6 orang bukan angka kecil.
Ini alarm keras.

Yang jadi masalah sekarang…
Anak-anak seperti Ramdan jadi korban jangka panjang.


POTENSI RISIKO

Jika pola ini terus terjadi:

  • Kecelakaan serupa bisa berulang
  • Travel ilegal makin tak terkendali
  • Korban anak yatim meningkat

Ini yang belum dijelaskan…
Apakah ada audit serius untuk armada travel?


SOLUSI / PENANGANAN

Muncul bantuan dari Dedi Mulyadi.
Nilai Rp25 juta untuk keluarga korban.

Langkah cepat, tapi belum cukup.

Seharusnya:

  • Evaluasi jalur ekstrem
  • Pembatasan operasional travel
  • Pengawasan sopir real-time

Publik berhak tahu siapa yang bertanggung jawab.

Andini Pratiwi