Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Mayor Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Akan Dimakamkan di TMP Cikutra
CIMAHI โ Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah almarhum Zulmi Aditya Iskandar di rumah duka, Kampung Cikendel, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Sabtu malam (21.20 WIB).
Almarhum merupakan prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan masyarakat.
Ribuan Jamaah Padati Daarut Tauhid Bandung, Mabit Jadi Momentum Penguatan Iman Keluarga
Dari Bandara Langsung ke Rumah Duka
Jenazah terlebih dahulu tiba di Bandara Husein Sastranegara sebelum diberangkatkan menuju rumah duka di Kota Cimahi.
Setibanya di lokasi, suasana penuh keheningan dan kesedihan menyambut. Keluarga serta warga sekitar tampak berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Pengawalan Ketat Hingga Tiba di Lokasi
Proses kedatangan jenazah mendapat pengamanan dari aparat gabungan. Personel Satlantas bersama TNI melakukan pengawalan sepanjang jalur dari bandara hingga rumah duka.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan berlangsung lancar serta memberikan penghormatan yang layak kepada almarhum sebagai prajurit yang gugur dalam tugas.
Akan Dimakamkan di TMP Cikutra
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra pada Minggu, 4 April 2026.
Prosesi pemakaman akan dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Pengorbanan untuk Perdamaian Dunia
Kepergian Mayor Zulmi menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi prajurit Indonesia dalam misi perdamaian dunia. Tugas mulia tersebut kerap menempatkan mereka di garis depan konflik.
Almarhum dikenang sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan mengabdi tanpa pamrih.
