Samida Pangaritan Pejuang Lokal yang Namanya Abadi dalam Sejarah Warga Cipadung Kulon

⏰ 17:19 WIB

Samida merupakan salah satu tokoh pejuang lokal yang namanya hidup dalam ingatan warga Pangaritan, Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung. Meski tidak tercatat secara luas dalam buku sejarah nasional, perjuangan Samida memiliki arti besar bagi masyarakat setempat dan menjadi bagian penting dari sejarah lokal Bandung Timur.

Samida adalah pejuang kemerdekaan asli Pangaritan yang aktif bergerak dalam perlawanan rakyat pada masa pendudukan Jepang. Berdasarkan kesaksian lisan keluarga besar Letkol Herman, yang merupakan rekan seperjuangan Samida, ia dikenal sebagai sosok pemberani, tangguh, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan warga sipil.

Dalam masa pendudukan Jepang, Samida berperan aktif membantu penyelamatan warga yang terancam kerja paksa romusha. Ia turut mengorganisir perlawanan lokal dan mengatur strategi perlindungan warga di wilayah Pangaritan dan sekitarnya. Keberaniannya membuat Samida menjadi sosok yang disegani sekaligus diburu oleh tentara pendudukan.

Perjuangan Samida berakhir pada 21 Juli 1947. Ia gugur akibat tembakan sniper tentara Jepang saat sedang bergerilya di sekitar wilayah Jalan A.H. Nasution. Menurut penuturan lisan warga, sniper tersebut bersembunyi di atas pohon kelapa dan menembak Samida secara tiba-tiba. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi masyarakat Pangaritan yang mengenalnya sebagai pejuang rakyat.

Meski gugur, jasa Samida tidak pernah dilupakan oleh warga setempat. Sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya, masyarakat Pangaritan mengabadikan namanya melalui penamaan sebuah gang kecil di wilayah tersebut yang dikenal dengan sebutan Gang Ahe. Penamaan ini menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan lokal yang lahir dari rakyat biasa demi kemerdekaan.

Sorot Edukasi memandang bahwa kisah tokoh seperti Samida penting untuk terus diangkat dan didokumentasikan. Sejarah lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah bangsa dan memiliki nilai edukasi yang besar bagi generasi muda, khususnya dalam menanamkan semangat perjuangan, keberanian, dan kepedulian sosial.

Sebagai media edukasi independen, Sorot Edukasi berkomitmen menghadirkan tulisan berbasis fakta lapangan dan kesaksian masyarakat tanpa pungutan biaya dan tanpa intervensi kepentingan tertentu. Informasi sejarah dan edukasi lainnya dapat dibaca melalui halaman utama
https://sorotperkara.co.id/

Pembaca juga dapat mengenal lebih jauh nilai dan komitmen redaksi melalui halaman
https://sorotperkara.co.id/tentang-sorot-edukasi/

Prinsip penerbitan dan standar redaksi Sorot Edukasi tersedia di
https://sorotperkara.co.id/prinsip-penerbitan/