Ribuan Jamaah Padati Daarut Tauhid Bandung, Mabit Jadi Momentum Penguatan Iman Keluarga

โฐ 22:59 WIB โœ๏ธ Reporter: Andini Pratiwi

BANDUNG โ€“ Suasana hangat dan penuh kekhusyukan terasa di Masjid Daarut Tauhid pada Sabtu malam (18.30 WIB), saat ribuan jamaah mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit).

Kegiatan yang digelar di lingkungan pesantren yang diasuh oleh Abdullah Gymnastiar ini menjadi magnet spiritual bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Lebih dari 1.500 Jamaah Hadir

Tidak kurang dari 1.500 jamaah memadati area masjid. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari santri hingga masyarakat umum yang ingin memperkuat nilai keimanan.

Poster Mabit Halalbihalal di Masjid Daarut Tauhid bersama Abdullah Gymnastiar dan KH Miftah Faridl
Poster resmi kegiatan Mabit Halalbihalal di Masjid Daarut Tauhid Bandung pada 5 April 2026 terbuka untuk umum

Menariknya, banyak keluarga turut serta dengan membawa anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran orang tua dalam memberikan pendidikan spiritual sejak dini.

Mabit Jadi Ruang Pembinaan Spiritual

Kegiatan Mabit tidak sekadar rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi diri dan pembinaan mental spiritual.

Melalui rangkaian ibadah, tausiyah, dan kebersamaan, jamaah diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan Iman Dimulai dari Keluarga

Kehadiran anak-anak dalam kegiatan ini menjadi pemandangan yang menguatkan pesan bahwa pendidikan iman tidak hanya berlangsung di sekolah atau pesantren, tetapi juga dari lingkungan keluarga.

Mabit menjadi sarana nyata bagi orang tua untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan secara langsung kepada generasi muda.

Atmosfer Religius yang Menguatkan Kebersamaan

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana tertib dan kondusif tetap terjaga. Jamaah mengikuti setiap rangkaian dengan khidmat, menciptakan atmosfer religius yang kuat dan penuh kebersamaan.

Momentum ini diharapkan mampu menjadi penguat spiritual masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan modern.

Andini Pratiwi